Pages

Uang Tebusan Tax Amnesty Capai Rp 8 M


Jakarta - Direktur Pelayanan, Penyuluhan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Hestu Yoga Saksama mengatakan, hingga hari keempat pelaksanaan program tax amnesty atau Jumat malam, 22 Juli 2016, jumlah wajib pajak yang mengikuti program tersebut telah mencapai 43.


"Jumat sore, sudah ada 34 orang. Malamnya lebih lagi, sudah ada 43 orang. Nilai yang dideklarasikan hampir Rp 400 miliar dengan jumlah tebusan Rp 7-8 miliar. Bahkan mungkin (jumlah tebusan) yang dibayarkan sudah di atas Rp 10 miliar, tapi sebagian ada yang belum menyampaikan surat pernyataan," ucap Hestu saat dihubungi, Ahad, 24 Juli 2016.



Pada Jumat lalu, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo menuturkan jumlah harta yang dideklarasikan dalam program tax amnesty telah mencapai sekitar Rp 400 miliar. Sementara itu, jumlah uang tebusan yang telah disetor para peserta tax amnesty telah melebihi Rp 6 miliar.


Hestu menambahkan, Ditjen Pajak cukup terkejut dengan antusiasme masyarakat yang ingin mengikuti program ini. "Biasanya, pada hari-hari pertama, orang hanya akan bertanya-tanya dulu. Kemudian dia akan pulang, menghitung asetnya, menghitung uang tebusannya, baru datang lagi ke kantor pelayanan pajak untuk menyampaikan surat pernyataan."


Hestu mengatakan Ditjen Pajak akan bekerja keras mengejar target Rp 165 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2016 hingga Desember mendatang. "Dengan indikasi seperti itu, apakah ini akan tercapai atau tidak, kami tidak bisa mengatakan itu," katanya. 


Namun Hestu optimistis target tersebut dapat terkejar. "Kalau melihat antusiasme masyarakat, kami berharap bisa tercapai," ujarnya.


Hestu mengakui bahwa Ditjen Pajak tidak memiliki hitungan kasar berapa banyak duit yang didapat dari program tax amnesty per pekan atau per bulan. Ini merupakan program yang secara sukarela dilakukan para wajib pajak. "Jadi tidak bisa dibuat semacam itu. Kapan mereka mau melakukannya kan bergantung pada mereka sendiri."


Sumber: tempo.co

akhiruddin lubis

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.